Minggu, 03 April 2011

MASALAH

Masalah.
Kenapa harus kata itu yang bikin kita pusing gimana buat nyeleseinnya. Kadang juga ya terkesan serem dan pengen ngejauhin kata itu.
Mungkin bukan aku aja yang punya kata itu. Mungkin kamu, dirinya, atau siapapun pasti pernah bahkan sering merasakan kata itu. Manusia memang diciptakan diselimuti masalah. Sekecil apapun itu. Dan tugas kita adalah bagaimana caranya menyelesaikan masalah yang selalu datang kepada kita. Masalah diciptakan untuk diselesaikan, sepakat? Karena memang hakikatnya hidup ini penuh masalah. Masalah dibuat bukan untuk ditakuti, melainkan harus di nikmati *kok bisa?. Ya bisa dong, soalnya ya masalah itu kan memang selalu ada, mana mungkin seorang manusia tidak memiliki masalah. Yang ada tuh seorang manusia yang mungkin sejenak melupakan masalah yang ada dalam hidupnya. Tapi kalo misalnya didiemin mulu bisa jadi basi juga yaa. Mamen, masalah di depan masih melambaikan dirinya untuk masuk ke kehidupan kita! Siap-siap aja.
Aku juga punya masalah. Banyaaaaaaakkkkk sekali. Dan gatau kenapa setiap aku mendengar kata itu aku selalu takut. Apakah aku bisa menyelesaikannya? Ini ujian sebenernya, cuman nama beken aja yang dibuat oleh manusia pintar.hahaha
Aku bingung, kebanyakan orang takut akan kata itu. padahal setiap hari di hidup kita, kata itu selalu tak pernah absen, betul? Nikmati saja masalah yang ada, syukuri keadaannya, dan berusaha agar kita bisa menyelesaikannya. Kalo aku sekali saja menyelesaikan masalah di hidup aku, yang kurasa adalah kemenangan, dan yang pasti point kedewasaan dalam menghadapi masalah juga nambah, karena aku sudah menyelesaikan satu masalah. Tapi jangan seneng dulu, karena semakin kita bisa menyelesaikan masalah itu, masalah selanjutnya yang lebih sukar pun datang, dan itulah tantangan buat kita untuk bisa menyelesaikannya kembali.
Kalo kata aku ya, masalah itu kayak gunung. Semakin tinggi semakin sukar dicapai, semakin sukar didaki. Gitu deh mungkin yang aku rasa. Masalah lahir batin selalu ada. Pernah aku merenung dan berfikir apalagi masalah selanjutnya yang akan aku hadapi? Apakah aku bisa melaluinya? Kadang juga suka ngerasa putus asa kalo masalah di hidup aku ga selesai dengan sempurna. Harus gimana lagi aku nyelesain masalah itu? aku juga uda bingung, mau di bawa kemana hidup aku kalo masalahnya kaya gini terus. Satu sisi aku berfikir ya inilah hidup. Hidup itu susah-susah gampang. Tapi nikmat hidup yang udah Allah kasih juga bikin aku jadi kuat, tapi kadang ciut lagi. Mungkin karena iman aku yang masih labil, karena masa mudaku yang aku lalui banyak sekali aral melintang yang menghampiri, membuat aku sukar memilih jalan hidupku yang baik atau sebaliknya. Tapi satu sisi juga aku berfikir ini adalah karma. Oh my God, maafkan hambamu yang hina ini L. Kadang juga kalo aku uda gakuat, aku suka bilang, “Kapan aku pulang? Aku uda cape dengan keadaan aku yang kaya gini. Banyak masalah yang menghampiriku tiada akhir, tak kunjung usai L. Kalau sudah begini, izinkanlah aku untuk pulang kehadapanmu yaa Rabb”. Dan kadang lagi jika aku ingat perkataanku yang seperti itu, aku termasuk hamba-Nya yang sombong kalau begitu. Karena emang aku belum punya bekal yang cukup untuk kembali, tapi aku sudah meminta untuk kembali. Dengan masalah pula yang masih berantakan dan harus aku selesaikan satu per satu. Ah, sudahlah. Masalah adalah nyata. Benar adanya. Dan sudah kewajiban saya untuk menyelesaikannya. JANGAN TAKUT MENGHADAPI MASALAH, KARENA MASALAH ITU MEMBUAT KITA LEBIH DEWASA DAN LEBIH MENGERTI HIDUP INI SECARA HAKIKI. Bismillah J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar